Surat Lain

Indeks Surat Buncit

Kamis, 24/07/2008 14:05 WIB
Surat dari Buncit
Tea Walk Bareng Detikfood dan Sahabat Nestle
Devita Sari - Surat Dari Buncit



Jakarta - Jalan-jalan ke alam memang selalu mengasyikkan. Seperti yang dilakukan Detikfood dan Sahabat Nestle melalui 'Toer de Cianjur' ini. Acara tea walk, mencicipi teh Walini, dodongkal, hingga berebut ayam honje, jengki, dan beras Beureum Seungit menambah seru dan hebohnya suasana!

Acara tea walk dan turun ke sawah ini memang bukan pertama kalinya digelar oleh detikfood. Namun kali ini, detikfood bersama member Sahabat Nestle bergabung dalam acara 'Toer de Cianjur' yang diadakan pada hari Sabtu, 19 Juli 2008 lalu.

Pagi itu empat buah bus bertolak dari kantor PT Nestle Indonesia yang berlokasi di jalan TB Simatupang Jakarta Selatan menuju Cianjur membawa 100 lebih peserta yang berpartisipasi. Keceriaan mulai terasa saat berkaleng-kaleng  permen Fox, produk permen Nestle dengan rasa alami dibagi-bagikan pada peserta untuk menemani perjalanan.

Udara segar gunung Gede menyambut para peserta yang tiba di perkebunan PTP Nusantara VIII. Kehebohan kembali terjadi saat para peserta berebutan teh Walini hangat, serta dodongkal khas Cianjur yang telah disediakan oleh para staf perkebunan PTP Nusantara VIII. Acarapun dilanjutkan dengan tea walk.

"Tidak semua daun dari pohon teh diambil, melainkan hanya pada pucuk teh atau daun mudanya saja," jelas Pak Irwan dari PTP Nusantara VIII lewat corong megaphone-nya. Selain melakukan tea walk dan mendengarkan penjelasan dari Pak Irwan, para peserta juga tak henti-hentinya menjepretkan kamera dengan pemandangan gunung Gede dan hamparan pohon teh nan hijau klik... klik! Sttt... bahkan peserta cilik pun tak mau kalah loh, mereka bersikeras untuk berjalan mengelilingi kebun teh tanpa mau digendong atau dituntun. Wah wah...

Acara berakhir setelah para peserta diajak berkeliling ke dalam pabrik teh untuk melihat proses penimbangan, pelayuan, sampai proses pengepakan. Kembali acara berfoto ria di depan pabrik teh yang dibangun pada tahun 1927 berlangsung riuh dan seru. Maklum, semua mau tampil, mau difoto!

Di Gasol, para peserta disambut oleh makan siang lesehan beralaskan daun pisang. Ayam honje, jengki, pepes ikan, sambal, dan tentunya beras Beureum Seungit menjadi menu utama di samping menu lainnya. "Jengkinya mana lagi nih mba?" atau "Aku mau nambah nasi lagi dong?" itulah sebagian kehebohan yang mewarnai makan siang ala mahibung sebelum turun ke sawah organik.

Enam orang peserta pun berhasil membawa pulang doorprize berupa voucher makan dan day spa dari Nestle. Juga ada 2 orang yang beruntung membawa pulang 2 buah stick blender Aletta dari Detikfood.

Setelah puas berkeliling sawah dan mendengarkan penjelasan Mbak Ika dari pertanian organik Gasol, para peserta pun diajak singgah ke pabrik tauco dan moci. Proses fermentasi kedelai hingga menjadi tauco plus proses pembuatan moci dilihat langsung oleh peserta. Acara cicip-cicip moci, camilan lain plus es kelapa muda nan segar kembali berlangsung ramai dan asyik.

Usai memborong tauco, moci, dan manisan Cianjur peserta pun mulai sibuk mengemasi semua oleh-oleh termasuk goodie bag cantik dari Nestle untuk kembali ke Jakarta. Meskipun lelah, rasa puas terpancar di wajah tiap peserta. Nah, sampai jumpa lagi ya!(dev/asy)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).